Senin, 06 Agustus 2012
Rabu, 01 Februari 2012
Sejarah Imlek
Imlek adalah sebuah perayaan tahun baru bagi umat Tionghoa. Imlek berasal dari negara yang penduduknya mayoritas adalah Chinese. Perayaan ini juga disebut sebagai Perayaan Musim Semi atau Chung Chie.
Perayaan ini diiringi ritual bernama La (hari terakhir dalam satu tahun
pada saat panen raya sudah dirampungkan dan sebagai ungkapan rasa
syukur, orang Chinese (Tionghoa) memberikan sesaji kepada para dewa dan
leluhur). Nah, Sejarah Imlek sendiri berasal dari kisah masyarakat China yang telah melegenda bagi rakyat China.
Berdasarkan cerita rakyat China, tahun baru China dirayakan ketika orang China berhasil melawan hewan mitos yang disebut sebagai Nian yang berarti tahun dalam bahasa China. Makhluk Nian selalu muncul pada hari pertama Tahun Baru dan kedatangan Nian adalah
Berdasarkan cerita rakyat China, tahun baru China dirayakan ketika orang China berhasil melawan hewan mitos yang disebut sebagai Nian yang berarti tahun dalam bahasa China. Makhluk Nian selalu muncul pada hari pertama Tahun Baru dan kedatangan Nian adalah
5 Tips Buat Yang Masih Jomblo
Jomblo
merupakan status dimana seseorang belum memiliki pasangan. Ada beberapa
orang yang resah dengan status jomblo karena mereka mengganggap dirinya "ga laku" dan sebagian orang bangga dengan status jomblonya dengan mengatakan "single is happy". Bagi
kalian yang jomblo baik yang merasa resah ataupun enjoy saja, ini
terdapat 5 tips yang snagat bermanfaat bagi kalian yang masih jomblo.Merencanakan merayakan atau menjalani sebuah aktivitas tentu saja tak ada salahnya untuk dicoba.
Sejarah Valentine Day
Hari Valentin atau yang lebih dikenal Valentine day adalah salah satu perayaan dimana sepasang kekasih merayakan rasa sayang dan cintanya. Di Indonesia sendiri atau bahkan dunia, Valentine day diartikan sebagai hari kasih sayang. Tentu saja perayaan hari valentine ini lebih mengarah pada pengungkapan rasa sayang dan cinta terhadap pasangannya. Dalam hari valentine sang pasangan diwajibkan mengungkapkan perasaanya mungkin melalui kata cinta ataupun sesuatu yang sangat indah dan enak di dengar. Selain kata-kata, pasangan juga bisa memberikan sebuah hadiah berupa bunga, coklat ataupun barang kesukaan sang kekasih.
Valentine day sendiri juga tak terlepas dari sejarah yang mengikutinya, bagaiaman awal mulanya hingga valentine day dapat dirayakan setiap tanggal 14 Februari. Mari kita simak
8 Fakta Tentang Tertawa
Tertawa merupakan suatu ungkapan saat
seseorang merasa senang. Dengan tertawa seseorang dapat meluapkan
perasaan atau emosinya. Tertawa juga tak lepas dari fakta-fakta yang
ada. bagi anda yang sering tertawa, anda harus mengetahui beberapa fakta
tentang tertawa.
1. Anak-anak tertawa lebih banyak daripada orang dewasa. Anak-anak tertawa 400 kali dalam sehari sedangkan orang dewasa hanya sekitar 15 kali.
2. Lelucon membantu anak mengenal berbagai hal
1. Anak-anak tertawa lebih banyak daripada orang dewasa. Anak-anak tertawa 400 kali dalam sehari sedangkan orang dewasa hanya sekitar 15 kali.
2. Lelucon membantu anak mengenal berbagai hal
Hantu Yang Nggak Seram
4 Hantu Korea Yang Gak Seram -
Setiap negara memiliki kisah atau cerita hantu yang berbeda-beda.
Negara Korea yang terkenal dengan masyarakat modernnya juga memiliki
cerita hantu. Sayangnya hantu-hantu korea gak seram seperti di
Indonesia. Ini dia 4 Hantu Korea Yang Gak Seram.
Tanda-tanda Pasangan Kamu Selingkuh
Sepandai-pandainya tupai
melompat pasti akan jatuh juga. Salah satu peribahasa yang cocok untuk
dikatakan kepada seseorang yang berselingkuh. Walaupun telah
menyembunyikan rahasia perselingkuhan secara rapat, pasti akan
terbongkar juga. cara membongkarnya mudah kok. Seseorang yang
berselingkuh selalu memiliki ciri atau tanda-tanda dalam dirinya.
Berikut Tanda-tanda Pasangan Kamu Selingkuh.1. Dia lebih perhatian dari biasanya. Ini karena dia merasa bersalah
5 Hal Penting Tentang Cowok
Tapi tahukah Anda, di balik itu semua, sebenarnya pria memiliki sisi lembut yang jarang diketahui wanita. Ungkap sisi lain pria berikut ini, seperti dikutip dari Shine.
1. Pria juga senang dapat kejutan
Jika ingin mengambil hati wanita, biasanya pasangan akan
50 Fakta Tentang Pria
Aduh sebenarnya ini lumayan rahasia, tapi zaman sekarang kita buka-bukaan ajalah. Cekidot.....
1.
Sebenarnya pria tak mencari wanita yang cantik, yang dicari adalah
wanita yang enak dilihat dan mempesona. (Untuk itu, ia selalu meminta
Anda berdandan. Bukan karena ia mata keranjang, tetapi mereka ingin Anda
terlihat mempesona)
2. Pria sangat benci dikhianati. (Walau mereka egois, keras, dan sok kuat, tetapi mereka adalah makhluk yang rapuh)
3. Detik ini ia menyukai Anda, beberapa detik kemudian, ia lupa dan malah asyik bersama teman-temannya. (Hal ini wajar, tetapi bukan berarti Anda tak pernah ada di hatinya)
4. Jika ia mengatakan “Ya, memang aku nggak ngerti kamu,” itu artinya pemikiran dia dan Anda berbeda. (Bukan berarti tak bisa bersatu, tetapi coba untuk saling memahami satu sama lain)
5. Dalam sehari, ia akan sibuk bermain dan menjalani aktivitasnya bersama teman-temannya. Tetapi percayalah, saat ia bersiap untuk tidur, Anda selalu terbersit di dalam benaknya. (Dan percayalah, mereka suka senyum-senyum sendiri saat membayangkan betapa cantiknya Anda hari ini)
6. “Kamu lagi ngapain?” atau “Sudah makan belum?” adalah kalimat yang paling sering diucapkan pria saat di telepon. (Mereka memang bukan makhluk yang pandai berbasa-basi, tetapi mereka sungguh ingin tahu semua hal detail soal Anda)
7. Jika seorang pria benar-benar mencintai Anda, ia akan
2. Pria sangat benci dikhianati. (Walau mereka egois, keras, dan sok kuat, tetapi mereka adalah makhluk yang rapuh)
3. Detik ini ia menyukai Anda, beberapa detik kemudian, ia lupa dan malah asyik bersama teman-temannya. (Hal ini wajar, tetapi bukan berarti Anda tak pernah ada di hatinya)
4. Jika ia mengatakan “Ya, memang aku nggak ngerti kamu,” itu artinya pemikiran dia dan Anda berbeda. (Bukan berarti tak bisa bersatu, tetapi coba untuk saling memahami satu sama lain)
5. Dalam sehari, ia akan sibuk bermain dan menjalani aktivitasnya bersama teman-temannya. Tetapi percayalah, saat ia bersiap untuk tidur, Anda selalu terbersit di dalam benaknya. (Dan percayalah, mereka suka senyum-senyum sendiri saat membayangkan betapa cantiknya Anda hari ini)
6. “Kamu lagi ngapain?” atau “Sudah makan belum?” adalah kalimat yang paling sering diucapkan pria saat di telepon. (Mereka memang bukan makhluk yang pandai berbasa-basi, tetapi mereka sungguh ingin tahu semua hal detail soal Anda)
7. Jika seorang pria benar-benar mencintai Anda, ia akan
Rahasia Cewek dan Ensiklopedia Cewek
- Cewek butuh menangis. Dan mereka tidak akan menangis kecuali mereka tahu bahwa kamu bisa mendengarnya
- Kalau gemes suka cubit pipi anak kecil
- Kalau ke mini market beli ini beli itu, beda sama daftar belanjaan
- Girls always forgive, never forget. Learn from her mistakes, but always regret
- The easiest way to not get hurt is to not care, but that's the hardest thing to do
- Kata-kata tajam bisa terasa begitu menyakitkan jika diucapkan oleh seseorang yang disayang
- Cewek akan merapikan stelan mereka (bersolek) bila mau keluar untuk berbelanja, menyiram tanaman, sekolah, kuliah, atau kerja
- Umumnya lebih suka cowok yang bandel apa adanya, ketimbang cowok yang baik tapi hatinya gak baik
- Saat seorang cewek berkata dia kangen sama kamu, tak ada seorangpun didunia ini yang bisa menyaingi rasa kangen dia sama kamu
- Cewek tuh sukanya sama cowok yang lucu
- Membaca sms lama dari seseorang dimasa lalu membuat kita menyadari betapa banyak yang telah berubah
- Rasa sakit yang dirasakan cewek ditentukan oleh seberapa pentingnya orang yang menyakitinya
- Some people smile because they're happy, but most girls smile to convince others they're happy
- Kalo diem dikira sombong, kalo baik dikira genit
- Cewek suka dipuji tapi gak tau cara menerima pujian
- Biasanya ingat banget tanggal dan tempat penting dia dan orang yang dicintainya
- Menyuruh diam cewek menangis, cuma akan bikin cewek makin tambah nangis
- Pengen ditemani sama orang yang dicintainya disaat sulit
- Cewek gak suka kalo cowok itu lebih milih curhat sama cewek lain
- Saat mempercayai seseorang pasti juga menitipkan harapan pada orang tersebut
- Akan mencoba menjauh dari seseorang kalau dia tahu cintanya tidak mungkin
- Pengen nonton horor, tapi pas setannya muncul malah merem
- Cemburu itu tanda dia nggak mau kehilangan
- Mempunyai sifat kreatif dibandingkan cowok
- Lebih suka menyendiri terlebih dahulu ketika sedang sedih
- Kalo sudah galau lupa sama semuanya
- Sakit hati terbesar cewek dalam hidupnya: 30 persen putus hubungan, dan 70 persen karena dibohongi
- Jangan bertanya saat wanita sedang bersedih tapi peluklah dia dan biarkan dia bersandar dibahumu
- Tidur adalah jalan terbaik saat sedang galau
Diambil dari kamar-bujang.blogspot.com
Selasa, 31 Januari 2012
7 Rahasia Cewek Yang di Umpetin Ke Cowok
Setiap wanita pasti punya rahasia, dan inilah rahasia umum yang disembunyikan wanita dari pasangannya.
1. Harga asli lebih mahalSource
Jujur saja, wanita sangat menikmati acara belanja. Apalagi kebanyakan dari kaum wanita memang tak bisa menahan diri saat musim sale tiba. Sadar kebiasaan ini bisa memicu perdebatan dengan pasangan, banyak wanita yang memilih menyembunyikan harga sebenarnya dari barang-barang yang dibeli.
2. Sering memikirkan tentang seks
Bukan cuma pria yang suka memikirkan tentang seks, wanita juga, hanya bedanya yang ada dalam fantasi wanita adalah pasangannya. Sayangnya, di malam hari terkadang kaum hawa ini terlalu lelah dan kehabisan energi untuk mewujudkan fantasinya.
3. Takut komitmen
Memang benar bahwa wanita sering memimpikan pernikahan yang romantis, serba putih, dan bersanding dengan pangeran tampan. Tapi, wanita juga tak berbeda jauh dengan pria, mereka juga cemas dan takut saat memikirkan komitmen. Segala hal yang menimbulkan ketidak pastian memang membuat hati ragu. Apakah pria ini akan jadi suami yang baik, apakah pernikahan kami akan bahagia, dan sederet keraguan lainnya langsung hinggap di kepala saat membicarakan tentang pernikahan.
4. Tetap butuh bantuan
Wanita masa kini memang lebih modern dan mandiri, tapi bagaimana pun juga dalam hati kecil setiap wanita membutuhkan bantuan dan perlindungan dari pasangannya. Membetulkan mobil yang mogok, memiliki pengetahuan yang luas, atau sekadar membawakan tas, sudah membuat wanita merasa lebih feminin dan aman bersama si dia.
5. Ingin dicemburui
Rasanya setiap wanita ingin diperhatikan oleh pasangan dan sedikit dicemburui. Hal itu akan membuat wanita merasa menjadi orang yang dibutuhkan dan disayangi pasangannya. Itu sebabnya, saat ada pria lain memuji kecantikan, kami berharap pasangan mengetahuinya dan memperlihatkan rasa cemburu.
6. Curhat pada sahabat
Pada sahabat kita leluasa bercerita tentang berbagai hal, tapi tak semua hal dibuka begitu saja. Ada hal-hal tertentu yang tetap kami simpan sendiri terutama yang sifatnya sangat pribadi, misalnya kesedihan suami saat orangtuanya meninggal, dan sebagainya.
7. Suka pada hal-hal romantis
Setiap wanita pada dasarnya menyukai hal-hal yang romantis atau sesuatu yang bisa menimbulkan sensasi bahagia, seperti saat sedang jatuh cinta. Makanya, untuk mengulang sensasi jatuh cinta ini, kebanyakan wanita adalah penggemar film-film cinta atau komedi romantis.
5 Besar Kriteria Pria Idaman Wanita
1. PD (Percaya Diri) dan stay cool
Sebagai pria idaman wanita tentu beranilah berteman si dia. Memang bukan menjadi sepasang kekasih. tapi minimal bergaulah dengan mereka..jangan merasa malu. Percaya diri aja lagi…kalaupun mereka sedikit mengacuhkan anda…stay cool…bersikaplah tenang seakan tidak terjadi apa-apa.
Wanita jatuh cinta bukan pada pandangan pertama melainkan saat berkali-kali memikirkan pria idamannya.
2. Mampu menghipnoptis perasaan wanita
Tahukah anda banyak musisi pria yang aliran musiknya bertema lagu cinta. Berapa banyak album mereka terjual hingga jutaan copy (baik orisinil maupun bajakannya :D )..itu karena mereka mampu mengendalikan perasaan wanita lewat lagu-lagu mereka
Siapa sih wanita yang tahan melihat seorang pria idaman memainkan sebuah piano serta menyanyikan lagu putus hati. lha wong saya aja juga nggak tahan :D sampai bisa termangis termehek-mehek.
Ataupun para aktor yang berakting hidupnya berjuang demi cinta. Itu membuat wanita tergila-gila..dan akhirnya menjadi wanita jatuh cinta (walau tidak sebagai kekasih)
3. Berbicara apa adanya
Saat anda berbicara dengan wanita..berbicaralah apa adanya. Jangan berbicara karena ada yang disembunyikan. Perasaan wanita tuh 10 kali lebih sensitif dari pria.
Jika anda berbicara karena ingin mendapat perhatian dari si wanita. So pasti wanita akan segera mengetahuinya dan merasa tidak nyaman berbicara dengan anda. Hentikanlah itu, karena itu tidak akan membuat anda menjadi pria idaman wanita melainkan pria penuh dusta.
4. Jangan ngarep dan Sedikit Jual Mahal
Poin intinya adalah bersifat sedikit jual mahal. Sebagai seorang pria idaman wanitatidak akan merendahkan diri dihadapan wanita yang dicintainya. Istilahnya dalam tips cinta yang lalu adalah jangan ngarep, Jangan sok cari perhatian, Jangan seperti anda yang membutuhkan si wanita, jangan terlalu banyak mengumbar kata bijak dan rayuan gombal.
Sewajarnya saja!
Sedikit jual mahal dan cuek akan membuat dia merasa tertantang dan penasaran. Tips cinta untuk menjadi pria idaman wanita ini tampaknya memang nggak logis. Tapi 80% dari wanitakan keputusan bukan dengan logika tapi perasaan.
5. Jadilah Sosok Humoris
Wanita jatuh cinta karena dia merasa bahagia dengan pria idaman nya. Dan untuk menjadi bahagia itu adalah lewat tawa. Maka jadilah sosok pria idaman wanita yang humoris, supaya dia bahagia bersamamu.
Belajarlah saat bersama dia gunakan lelucon yang anda tahu. Misalnya saja dari televisi..atau yang paling gampang lelucon berbau porno.Saya jamin dia akan tertawa dan tidak akan marah. Dari hati yang terdalamnya mereka menyukai humor porno seperti halnya kebanyakan pria..hanya karena kebiasaan masyarakat dunia yang mengharuskan wanita bersopan santun menyebabkan hal itu tersmbunyi dibalik embun pagi (satu dari sekian banyak rahasia wanita).
Sebenarnya masih banyak kriteria cowok idaman yang lainnya. Tapi segini aja dulu ya ^_^ nanti kalau banyak malah banyak kritikan juga he he he.
Source
Sebagai pria idaman wanita tentu beranilah berteman si dia. Memang bukan menjadi sepasang kekasih. tapi minimal bergaulah dengan mereka..jangan merasa malu. Percaya diri aja lagi…kalaupun mereka sedikit mengacuhkan anda…stay cool…bersikaplah tenang seakan tidak terjadi apa-apa.
Wanita jatuh cinta bukan pada pandangan pertama melainkan saat berkali-kali memikirkan pria idamannya.
2. Mampu menghipnoptis perasaan wanita
Tahukah anda banyak musisi pria yang aliran musiknya bertema lagu cinta. Berapa banyak album mereka terjual hingga jutaan copy (baik orisinil maupun bajakannya :D )..itu karena mereka mampu mengendalikan perasaan wanita lewat lagu-lagu mereka
Siapa sih wanita yang tahan melihat seorang pria idaman memainkan sebuah piano serta menyanyikan lagu putus hati. lha wong saya aja juga nggak tahan :D sampai bisa termangis termehek-mehek.
Ataupun para aktor yang berakting hidupnya berjuang demi cinta. Itu membuat wanita tergila-gila..dan akhirnya menjadi wanita jatuh cinta (walau tidak sebagai kekasih)
3. Berbicara apa adanya
Saat anda berbicara dengan wanita..berbicaralah apa adanya. Jangan berbicara karena ada yang disembunyikan. Perasaan wanita tuh 10 kali lebih sensitif dari pria.
Jika anda berbicara karena ingin mendapat perhatian dari si wanita. So pasti wanita akan segera mengetahuinya dan merasa tidak nyaman berbicara dengan anda. Hentikanlah itu, karena itu tidak akan membuat anda menjadi pria idaman wanita melainkan pria penuh dusta.
4. Jangan ngarep dan Sedikit Jual Mahal
Poin intinya adalah bersifat sedikit jual mahal. Sebagai seorang pria idaman wanitatidak akan merendahkan diri dihadapan wanita yang dicintainya. Istilahnya dalam tips cinta yang lalu adalah jangan ngarep, Jangan sok cari perhatian, Jangan seperti anda yang membutuhkan si wanita, jangan terlalu banyak mengumbar kata bijak dan rayuan gombal.
Sewajarnya saja!
Sedikit jual mahal dan cuek akan membuat dia merasa tertantang dan penasaran. Tips cinta untuk menjadi pria idaman wanita ini tampaknya memang nggak logis. Tapi 80% dari wanitakan keputusan bukan dengan logika tapi perasaan.
5. Jadilah Sosok Humoris
Wanita jatuh cinta karena dia merasa bahagia dengan pria idaman nya. Dan untuk menjadi bahagia itu adalah lewat tawa. Maka jadilah sosok pria idaman wanita yang humoris, supaya dia bahagia bersamamu.
Belajarlah saat bersama dia gunakan lelucon yang anda tahu. Misalnya saja dari televisi..atau yang paling gampang lelucon berbau porno.Saya jamin dia akan tertawa dan tidak akan marah. Dari hati yang terdalamnya mereka menyukai humor porno seperti halnya kebanyakan pria..hanya karena kebiasaan masyarakat dunia yang mengharuskan wanita bersopan santun menyebabkan hal itu tersmbunyi dibalik embun pagi (satu dari sekian banyak rahasia wanita).
Sebenarnya masih banyak kriteria cowok idaman yang lainnya. Tapi segini aja dulu ya ^_^ nanti kalau banyak malah banyak kritikan juga he he he.
Source
Rahasia Wanita Yang Harus Diketahui Oleh Pria
Memang tidak ada yang mengetahui apa isi hati setiap wanita. Apalagi
isi hati kaum perempuan terkadang sulit untuk diterka. Terkadang ingin A
tapi besoknya bisa berubah jadi B. Bagaimana dengan rahasia-rahasia
wanita yang ada dalam hati, berikut rahasianya :
- Bila seorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak meneteskan airmata,itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.
- Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
- Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
- Jika sorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.
- Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya,dia akan cair seperti coklat!!
- Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.
- Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan,dia akan melakukan apa saja.
- Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan,cobalah tegur dia perlahan-lahan.
- Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa.Musik,puisi,lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.
- Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.
- Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.
- Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telepon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh minit,semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.
- Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita.Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.
- Jika kamu menyukai sorang wanita, mulailah dengan persahabatan.Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.
- Jika seorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar, tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
- Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.
- Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya.Tanya dia sendiri!!
- Setelah sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.
- Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati sorang gadis,bacalah buku-buku cinta.
- Bila setiap kali melihat foto bersama,yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.
- Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!
- Satu ucapan ‘Hi’ saja sudah cukup menceriakan harinya.
- Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.
- Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.
- Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.
- Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati..
- Senjata wanita adalah airmata!!
- Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya (hadiah, bunga atau sekadar kata-kata romantis).Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.
- Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya.So,kalau mau memikat wanita pandai-pandailah..
- Sebenarnya mudah mengambil hati wanita karena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.
begitulah wanita..
Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?
POHON
Alasan mengapa orang-orang memanggilku “Pohon” karena aku sangat baik
dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar
pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA.
Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dan sebagainya. Dia sangat peduli dengan orang lain dan religius. Tapi dia hanya wanita biasa saja.
Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.
Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah “sahabatku” dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.
Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.
Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata “lanjutkan saja…” dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak, dan merah…
Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but aku tertawa dengannya seharian. Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tahu bahwa aku kembali dari latihan sepakbola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejaman.
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.
Ketika aku putus dengan pacarku yang ke-5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tahu pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.
Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakitnya hatiaku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa.
Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya.
Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di handphone-ku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis.
SMS itu berbunyi,
“Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?“
DAUN
Selama SMA, aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun membutuhkan banyak kekuatan untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali.
Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi “Sahabat”. Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya, CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.
Aku menyukainya dan aku tahu bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sakit.
Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik di luar perlakuannya hanya untuk seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tahu kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku sebagai seorang wanita untuk mengatakannya bukan?
Di luar itu, aku mau tetap di sampingnya, memberinya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telponenya setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk apa pun dia, dia pasti meluangkan waktunya untukku. Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tatap menunggu. Luka dan sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini.
Ketika diakhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku, dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan yang telah dia tunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil di hatiku.
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku.
Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ke tempat yang lebih baik. Akhirnya aku meninggalkan Pohon. Tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.
“Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal?”
Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah. Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola. Ketika itu, dia selalu duduk di sana sendirian atau dengan teman-temannya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari, dia tidak tampak, aku merasakan kehilangan.
Seniorku juga tidak ada saat itu, Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang memperhatikan daun. Air mata mengalir di mata daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget.
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan. “Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.” Aku melihat ke arahnya dengan kata-kata tersebut dan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan teleponku.
Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku. Selama 4 bulan, aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20 kali kepadanya. Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan… tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.
Aku bertanya, “apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?” Dia berkata, “aku menengadahkan kepalaku”.
“Ah?” Aku tidak percaya apa yang aku dengar.
“Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak.
Aku meletakkan telepon, berpakaian dan naik taxi ke tempat dia, dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat-kuat.
Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dan sebagainya. Dia sangat peduli dengan orang lain dan religius. Tapi dia hanya wanita biasa saja.
Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.
Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah “sahabatku” dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.
Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.
Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata “lanjutkan saja…” dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak, dan merah…
Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but aku tertawa dengannya seharian. Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tahu bahwa aku kembali dari latihan sepakbola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejaman.
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.
Ketika aku putus dengan pacarku yang ke-5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tahu pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.
Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakitnya hatiaku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa.
Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya.
Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di handphone-ku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis.
SMS itu berbunyi,
“Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?“
DAUN
Selama SMA, aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun membutuhkan banyak kekuatan untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali.
Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi “Sahabat”. Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya, CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.
Aku menyukainya dan aku tahu bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sakit.
Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik di luar perlakuannya hanya untuk seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tahu kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku sebagai seorang wanita untuk mengatakannya bukan?
Di luar itu, aku mau tetap di sampingnya, memberinya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telponenya setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk apa pun dia, dia pasti meluangkan waktunya untukku. Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tatap menunggu. Luka dan sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini.
Ketika diakhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku, dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan yang telah dia tunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil di hatiku.
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku.
Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ke tempat yang lebih baik. Akhirnya aku meninggalkan Pohon. Tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.
“Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal?”
ANGIN
Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun, karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat.Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah. Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola. Ketika itu, dia selalu duduk di sana sendirian atau dengan teman-temannya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari, dia tidak tampak, aku merasakan kehilangan.
Seniorku juga tidak ada saat itu, Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang memperhatikan daun. Air mata mengalir di mata daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget.
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan. “Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.” Aku melihat ke arahnya dengan kata-kata tersebut dan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan teleponku.
Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku. Selama 4 bulan, aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20 kali kepadanya. Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan… tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.
Aku bertanya, “apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?” Dia berkata, “aku menengadahkan kepalaku”.
“Ah?” Aku tidak percaya apa yang aku dengar.
“Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak.
Aku meletakkan telepon, berpakaian dan naik taxi ke tempat dia, dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat-kuat.
“Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal”.
Ketika Ketidakcocokan Terasa Dalam Keluarga
Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang
alami dan saya menyukai perasaan yang hangat yang muncul ketika saya
bersender di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa kenalan dan
bercumbu, sampai sekarang, dua tahun dalam masa pernikahan, harus saya
akui, saya mulai merasa lelah dengan semua itu.
Alasan saya mencintainya pada waktu dulu, telah berubah menjadi sesuatu yang melelahkan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang menginginkan permen. Dan suami saya bertolak belakang dari saya, rasa sensitifnya kurang, dan ketidakmampuannya untuk menciptakan suasana yang romantis di dalam pernikahan kami telah mematahkan harapan saya tentang cinta.
Suatu hari, akhirnya saya memutuskan untuk mengatakan keputusan saya kepadanya. Saya menginginkan perceraian.
“Mengapa?” dia bertanya dengan terkejut.
“Saya lelah. Terlalu banyak alasan yang ada di dunia ini,” jawab saya.
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam dengan rokok yang tidak putus-putusnya. Kekecewaan saya semakin bertambah. Seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang saya bisa harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk mengubah pikiranmu?”
Seseorang berkata, mengubah kepribadian orang lain sangatlah sulit, dan itu benar. Saya pikir, saya mulai kehilangan kepercayaan bahwa saya bisa mengubah pribadinya. Saya menatap dalam-dalam matanya dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan untukmu. Jika kamu dapat menemukan jawabannya yang ada di dalam hati saya, mungkin saya akan mengubah pikiran. Seandainya, katakanlah saya menyukai setangkai bunga yang ada di tebing gunung, dan kita berdua tahu, jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?”
Dia berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.”
Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya melihat selembar kertas dengan coret-coretan tangannya, di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat, yang bertuliskan:
“Sayang, Saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu. Tetapi izinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”
Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya mencoba untuk kuat melanjutkan membacanya kembali…
“Kamu hanya bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor. Lalu saya harus memberikan jari-jari saya untuk memperbaiki programnya.
“Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa masuk mendobrak rumah, membukakan pintu untukmu.
“Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi: saya harus memberikan mata untuk mengarahkanmu.
“Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘tamu’ kamu datang setiap bulannya: saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.
“Kamu senang diam di dalam rumah, dan saya kuatir kamu akan jadi ‘aneh’. Lalu saya harus memberikan mulut saya untuk menceritakan lelucon dan cerita-cerita untuk menyembuhkan kebosananmu.
“Kamu selalu menatap komputer dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu. Saya harus menjaga mata saya sehingga ketika nanti kita tua, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. Saya akan memegang tanganmu, menelusuri pantai, menikmati sinar matahari dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga kepadamu yang bersinar seperti wajah cantikmu….
“Juga sayangku, saya begitu yakin ada banyak orang yang mencintaimu lebih dari cara saya mencintaimu. Tapi saya tidak akan mengambil bunga itu lalu mati….”
Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur dan saya membaca kembali…
“Dan sekarang sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana dengan susu segar dan roti kesukaanmu….”
Alasan saya mencintainya pada waktu dulu, telah berubah menjadi sesuatu yang melelahkan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang menginginkan permen. Dan suami saya bertolak belakang dari saya, rasa sensitifnya kurang, dan ketidakmampuannya untuk menciptakan suasana yang romantis di dalam pernikahan kami telah mematahkan harapan saya tentang cinta.
Suatu hari, akhirnya saya memutuskan untuk mengatakan keputusan saya kepadanya. Saya menginginkan perceraian.
“Mengapa?” dia bertanya dengan terkejut.
“Saya lelah. Terlalu banyak alasan yang ada di dunia ini,” jawab saya.
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam dengan rokok yang tidak putus-putusnya. Kekecewaan saya semakin bertambah. Seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang saya bisa harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk mengubah pikiranmu?”
Seseorang berkata, mengubah kepribadian orang lain sangatlah sulit, dan itu benar. Saya pikir, saya mulai kehilangan kepercayaan bahwa saya bisa mengubah pribadinya. Saya menatap dalam-dalam matanya dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan untukmu. Jika kamu dapat menemukan jawabannya yang ada di dalam hati saya, mungkin saya akan mengubah pikiran. Seandainya, katakanlah saya menyukai setangkai bunga yang ada di tebing gunung, dan kita berdua tahu, jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?”
Dia berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.”
Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya melihat selembar kertas dengan coret-coretan tangannya, di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat, yang bertuliskan:
“Sayang, Saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu. Tetapi izinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”
Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya mencoba untuk kuat melanjutkan membacanya kembali…
“Kamu hanya bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor. Lalu saya harus memberikan jari-jari saya untuk memperbaiki programnya.
“Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa masuk mendobrak rumah, membukakan pintu untukmu.
“Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi: saya harus memberikan mata untuk mengarahkanmu.
“Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘tamu’ kamu datang setiap bulannya: saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.
“Kamu senang diam di dalam rumah, dan saya kuatir kamu akan jadi ‘aneh’. Lalu saya harus memberikan mulut saya untuk menceritakan lelucon dan cerita-cerita untuk menyembuhkan kebosananmu.
“Kamu selalu menatap komputer dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu. Saya harus menjaga mata saya sehingga ketika nanti kita tua, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. Saya akan memegang tanganmu, menelusuri pantai, menikmati sinar matahari dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga kepadamu yang bersinar seperti wajah cantikmu….
“Juga sayangku, saya begitu yakin ada banyak orang yang mencintaimu lebih dari cara saya mencintaimu. Tapi saya tidak akan mengambil bunga itu lalu mati….”
Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur dan saya membaca kembali…
“Dan sekarang sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana dengan susu segar dan roti kesukaanmu….”
Saya segera membuka pintu dan melihat wajahnya yang
dulu sangat saya cintai. Dia begitu penasaran sambil tangannya memegang
susu dan roti. Saya tidak kuat lagi dan langsung memeluknya dan rebah
di bahunya yang bidang sambil menangis….
Menyatakan Cinta
Huft . . . hari ini adalah hari sialku” bathinku. Bagaimana tidak,
pagi-pagi aku harus bangun kesiangan karena alarm tiba-tiba mati. Saat
ingin mandi, air di kamar mandi juga ikut-ikutan mati. Terpaksa harus
pinjam kamar mandi tetangga. Dan saat semua sudah beres, ban bocor
hinggap di sepeda fixie kesayanganku. “Oh Tuhan…!”.
Untungnya masih ada bus kota yang lewat. Tapi, nasib sial memang sepertinya tidak mau cepat-cepat berlalu dariku. Aku lupa membawa dompet. Alhasil, aku diturunkan ditengah jalan. Sampai di sekolah, aku dihukum membersihkan toilet karena terlambat. Padahal aku telah menjelaskan alasan aku datang terlambat, namun seperti dugaanku, Ibu Metri (guru BP paling killer) tidak akan percaya. Nasib . . .
“huft . . . “ aku menghembuskan nafas pendek saat mengingat kesialan yang bertubi-tubi datang di pagi itu. Aku bersandar di bangku bercat putih, tepat dibawah pohon. Sebuah pohon tua yang rindang, namun sampai sekarang aku belum tahu apa nama pohon itu. Masa bodoh! Memangnya itu penting? Tempat ini menjadi tempat favoritku. Letaknya tidak jauh dari rumahku. Disini aku bisa melupakan kepenatanku saat sedang berada di sekolah ataupun di rumah. Yah.. meskipun hanya sesaat, setidaknya suasana tenang disini cukup membantu.
“..hari ini ku akan menyatakan cinta..menyatakan cinta…
aku tak mau menunggu terlalu lama.. terlalu lama…” Ringtone Terlalu Lama dari Band Vierra itu sengaja kupasang untuk nada dering ponselku. Aku melihat nama yang tertera di layer ponsel itu “Kevin sii Kura-kura sok care” akupun langsung mematikan ponsel dan beranjak pulang ke rumah.
“din . . Kevin nyariin kamu tuh. Sana gih temuin dia dulu. Kasihan dia udah nunggu lama” kata mama lembut, saat membuka pintu kamarku.
“iya ma” jawabku singkat. Sejujurnya aku malas bertemu Kevin. Karena 2 hari yang lalu dia menggagalkan acaraku bersama Eza, cowok yang aku suka. Saat itu, aku sedang menunggu Eza di tempat favoritku. Yah… di bangku bercat putih itu tentunya. Aku telah mengirim SMS kalau aku ingin belajar main drum di rumahku. Eza adalah seorang drummer. Dan aku memang ingin sekali belajar main drum. Apalagi jika pengajarnya adalah orang yang suka. Sangat jarang Eza mau membalas sms permintaanku dengan jawaban “iya”. Dan saat itu dia mau mengajariku. Senang? Sudah pasti. Tapi, tiba-tiba ponselku berdering. SMS dari Kevin “din.. tolong aku. Cepet! Aku butuh kamu sekarang. Cari aku di taman puri indah!”
Akupun panik dan langsung menuju taman itu. Ternyata Kevin berbohong dan dengan tampang tidak bersalah dia mengatakan”sorry Din. Aku cuma ngetes seberapa besar kepanikan kamu saat tahu aku dalam bahaya. Aku bercanda”.
“huft . . . tega banget Kevin buat rencanaku gagal” umpatku dalam hati saat mengenang kejadian 2 hari yang lalu. Sejak saat itu aku malas bertemu Kevin dan Eza, marah padaku. “kalau buat janji, tolong tepati”. Itu SMS terakhir dari Eza. Dia sudah tidak mau membalas SMS ku lagi. Walaupun kita 1 sekolah, dia lebih banyak bersikap cuek dan masa bodoh padaku. Nasib . . .
“kenapa? Belum puas buat aku BT??” kataku pada Kevin dengan nada agak tinggi.
“sorry Din. Aku cuma bercanda. Masa Cuma gara-gara hal sepele kaya gitu aja kamu jadi marah sama aku?” jawabnya tanpa ada rasa bersalah.
“gampang banget kamu bilang itu bercanda? Kamu tau kan aku suka banget sama Eza dan kesempatan langka Eza mau ngajarin aku main drum. Bertahun-tahun Vin aku nunggu momen ini. Tapi, dengan hitungan detik aja kamu ngerusak semuanya.”
“Vin… biarpun menurut kamu ini hal sepele, tapi buat aku ini berarti banget. Sekarang Eza udah gak mau balas SMS ku lagi. Dia tambah cuek sama aku . . ! Kamu ngerti gak perasaanku Vin . .!” kataku dengan nada keras. Tak terasa air mataku keluar begitu saja. Akupun langsung berlari ke kamarku tanpa memperdulikan Kevin lagi. Kenapa aku selalu sial?
“dasar kura-kura sok care! Aku benci . . !”
“Za . . maafin aku ya atas kejadian 3 hari yang lalu. Itu bener-bener diluar dugaan Za. aku janji Za, lain kali aku gak akan bikin kamu kecewa. Aku bakal tepatin janji aku.” Kataku pada Eza saat sedang ada di koridor sekolah.
“ya” jawabnya singkat.
“iya apa Za?”
“terserah” jawabnya lagi yang membuat aku semakin tidak mengerti. Akupun berjalan mendahuluinya dan membentangkan kedua tanganku kesamping “stop Eza!!”
“apa-apaan sih loe?” kata Eza dengan raut muka marah.
“Za.. apa sih yang membuat kamu itu selalu cuek sama aku? Kenapa cuma sama aku?”
kataku memberanikan diri.
“Za.. apa aku salah suka sama kamu? Pertama kali aku suka sama cowok. Dan salahnya, cowok itu kamu. Cowok yang gak pernah ngerespon semua perhatian aku. Kamu malah sering marah dan cuekin aku”
“Za.. kalau emang kamu ngerasa risih karena rasa suka aku ini, aku bakal berhenti suka sama kamu.” kataku pasrah.
Semua siswa menoleh kearah aku dan Eza berdiri. Ada kasak kusuk diantara mereka. Aku tak peduli lagi apa yang terjadi setelah ini. Akupun berlari pergi tanpa menunggu jawaban dari Eza. Toh aku sudah tahu jawabannya. Aku yakin dia pasti senang terbebas dari cewek muka badak kaya aku.
Aku duduk di bangku bercat putih itu lagi. “hari ini hari sial.. aku harus bisa melupakan Eza . .”bathinku. 1 tahun yang lalu, saat aku masih di kelas yang sama dengan Eza, yaitu di kelas XI IPA1, saat itulah aku mulai suka padanya. Tidak ada yang spesial dari cowok jangkung berambut ala rambut artis Korea (aku tidak tahu pasti model rambutnya apa) dan memiliki kulit putih ini. Dia tidak terlalu tampan, tidak terlalu pintar, tidak juga sangat kaya ataupun menjadi salah satu idola di sekolah. Satu keahlian dia adalah memainkan alat musik drum. Tapi, itu tidak terlalu spesial menurut kebanyakan siswi di sekolahku. Dia tetap cowok biasa.
Sedangkan aku? Siapa di sekolah yang tidak tahu Putri Adinda Pearly. Aku siswi terpopuler di sekolah. Pertama karena aku pintar dalam banyak bidang. Aku sering membawa nama sekolah bahkan sampai kancah Internasional. Kedua karena aku merupakan cheerleader. Ketiga karena aku cantik dan kaya. Bukan aku sombong, tapi orang-orang sering bilang begitu. Tapi aku bukan tipe anak manja atau cewek yang suka pamer kekayaan orang tua. Aku selalu berangkat ke sekolah menggunakan sepeda fixie berwarna merah muda. Meskipun aku mempunyai mobil, aku tak pernah menggunakannya ke sekolah. Aku hemat dan mumpung jarak ke sekolah tidak terlalu jauh, untuk apa membuang-buang bensin? Dan masalah naik angkutan umum itu, memang aku ingin hidup mandiri kalau urusan ke sekolah. Aku mempersiapkan diri jika benar aku akan mendapat beasiswa untuk kuliah di Amerika.
Akupun tak pernah berpikir untuk bebas mendapatkan orang yang aku suka karena aku siswi populer. Walaupun banyak cowok yang telah menyatakan cintanya sama aku, tapi aku tak pernah menghiraukannya. Aku suka Eza. Hanya Eza seorang. Entah karena apa. Rasa suka tak mesti butuh alasan kan? Satu kenyataan yang pahit. Hampir 2 tahun aku menyukainya, tapi dia tak pernah membalas rasa sukaku. Mungkin memang aku harus mengakhirinya. Sebentar lagi Ujian Nasional, jadi konsentrasiku tidak boleh pecah. Aku harus bisa mendapatkan beasiswa itu. Semangat . . .!!
Di hari kelulusan…
“horee . . . . kita semua lulus!!!” teriak beberapa siswa sambil berlarian.
Ada beberapa yang menangis. Bukan karena mereka tidak lulus, tapi karena saking terharunya. Tidak ada atraksi corat-coret. Karena sekolah kami memang sangat tertib. Kemarin malam aku telah diberitahu oleh Kepala Sekolah bahwa aku menjadi salah satu peraih nilai Ujian Nasional tertinggi ditambah lagi segudang prestasi yang aku punya. Tentunya aku berkesempatan mendapat beasiswa kuliah di Amerika. Aku senang. Tapi juga sedih. Aku ingat Eza. Aku baru sadar aku tidak melihat sosoknya sejak tadi.
“hai Din! Selamet ya. Akhirnya kamu dapat beasiswa itu juga. Aku ikut seneng dengernya.” Kata Kevin yang berlari menghampiriku.
“iya. Makasi ya Vin” jawabku sambil tersenyum. Aku telah memaafkan Kevin. Toh semuanya telah berlalu. Tuhan saja bisa memafkan Umatnya, kenapa aku tidak bisa memaafkan sahabatku sendiri? Yah … aku telah menetapkan Kevin sebagai sahabatku saat masuk SMA. Dia selalu mau membantuku di setiap kesulitan MOS (Masa Orientasi Siswa) yang aku hadapi. Dia sosok sahabat yang baik, namun kadang telmi dan gak nyambung. Kadang juga perhatiannya kepadaku terlalu berlebihan dan membuat aku kesal. Itulah alasanku menamai dia “Kevin sii Kura-kura sok care”. Karena memang kenyataannya seperti itu.
“kamu lihat Eza gak?” tanyaku.
“dia udah pulang Din. Tadi sebelum kamu datang, dia udah datang duluan. Dia cuma ngeliat pengumuman kelulusan aja terus langsung pulang”
“oh gitu..” jawabku kecewa.
“Din.. aku suka kamu” kata Kevin tiba-tiba.
“ah?? Apa Vin?” akupun terkejut mendengar ucapan Kevin yang tiba-tiba itu. Kenapa dia selalu melakukan hal-hal diluar dugaanku?.
“iya Din.. aku baru sadar. Aku selalu ngasi perhatian yang menurut kamu berlebihan itu, karena apa. Karena aku suka. Karena aku sayang Din” jawab Kevin serius.
“Vin… kamu tahu kan aku cuma suka sama Eza. Yah.. meskipun saat itu aku bilang aku bakal nglupain Eza, tapi ternyata itu gak bisa Vin. Maafin aku..” jawabku.
“hahaa.. GR banget kamu. Aku kan Cuma bilang suka dan sayang sama kamu. Aku gak bilang kalau aku pengen kamu jadi pacar aku. Kenapa kamu minta maaf?” jawab Kevin sambil tertawa kecil.
“..hari ini ku akan menyatakan cinta..menyatakan cinta…
aku tak mau menunggu terlalu lama.. terlalu lama…”
Ponselku berdering. “Eza sii Charming Prince is calling”. Itu tulisan yang tertera di ponselku. Langsung saja ponsel itu aku angkat.
“halo Za..”
“selamet ya. Loe jadi dapet beasiswa itu. Moga impian loe tercapai. Sorry kalau gue pernah ngecewain loe. Gue gak pernah sengaja ngelakuin itu”
tutt…tutt…tutt….
sambungan telepon pun terputus.
“Vin, aku ngerti maksud kamu. Thanks kawan” kataku pada Kevin.
“selamat memperjuangkan cinta sejatimu juga kawan..” bathin Kevin.
****
Aku memang perempuan. Tapi itu bukan halangan kalau aku yang menyatakan perasaanku terlebih dahulu kepada Eza. Itu sudah lumrah di jaman se-modern ini. Betul kan? Aku berulang kali menelepon Eza dan mengirimi dia SMS, tapi tak ada jawaban.
“kemana dia?” bathinku.
Entah kenapa, aku ingin melangkahkan kakiku ke bangku bercat putih, tempat favoritku. Sampai disana, ternyata aku menemui orang yang memang sedang kucari-cari, Eza. Dia duduk di bangku itu. Dia sedang mendengarkan lagu. Aku tahu itu karena dia memakai earphone di telinganya sambil mengenggam sebuah ipod putih. Dia masih memakai seragam sekolah. “berarti dia belum sempat pulang” pikirku.
“Eza…?” panggilku sambil menepuk pundaknya.
“hemm… kenapa kesini?” Tanya Eza sembari melepas earphonenya.
“ini kan tempat favorit aku”
“oh” jawabnya singkat. Yah.. seperti biasa.
“kamu sendiri. Ngapain disini?”
“lagi pengen”
“kenapa tetep aja kamu gak bisa ramah sama aku? Tolong Za, sekali aja aku minta kamu jangan nyuekin aku” kataku kesal.
“oh ya. Aku mau ngomong sesuatu Za” lanjutku.
“apa?”
“aku suka kamu dan..” belum selesai aku berbicara tapi Eza memotong pembicaraanku.
“katanya mau berhenti suka sama aku?” kata Eza sambil tertawa kecil.
Pertama kali aku melihat Eza tertawa dihadapanku. Aku senang. Senang sekali.
“aku suka kamu. Kamu mau jadi pacar aku?” kataku spontan pada Eza.
“waw… agresif banget”
“jawab Za..” pintaku.
“kenapa loe suka sama gue?” tanya Eza dengan wajah serius.
“aku juga gak pernah tahu alasannya. Aku suka kamu iya karena aku suka” entah apa yang telah aku katakan pada Eza. Aku sendiri juga bingung kenapa aku suka Eza.
“memangnya itu penting? Rasa suka gak mesti beralasan kan Za?” lanjutku.
“loe mau gue jawab iya atau nggak?” katanya dengan nada datar.
“lho! Kok kamu nanya aku? Za, aku gak main-main. Aku serius.” Aku hampir kesal setengah mati dibuatnya. Aku sudah menahan malu dan membuang jauh-jauh harga diriku, hanya untuk menyatakan cinta pada Eza. Tapi, sikapnya malah super cuek seperti ini.
“ok. Aku tahu apa jawaban kamu. aku cuma buang-buang waktu disini. Toh kamu juga gak akan pernah peduli sama apapun yang aku bilang.” kataku.
Aku mulai pasrah lagi. Saat aku ingin beranjak pergi, Ezapun berkata sesuatu yang membuatku tertahan disana.
“ini sifat loe yang gak bisa berubah dari dulu. Sok tahu dan gak sabaran. Belum sempat dengerin penjelasan orang, eeh.. udah nyelonong pergi duluan dan ngambil kesimpulan sendiri” kata Eza.
Mama dan Kevin juga pernah bilang seperti ini padaku. Aku orang yang agak arogan, sok tahu, dan tidak sabaran. Itulah alasan kenapa aku sering sial.
“itu karena kamu cuek sama aku. Kamu gak pernah mikirin perasaan orang. Sifat kamu tuh cuek banget” jawabku sekenanya.
“yah.. terserah. Loe gak mau denger jawaban gue?”
“udah pasti kan jawabannya nggak. Aku tahu kok, Za.”
Ezapun tertawa kecil lagi lalu berkata “tuh kan sok tahu”.
“gue juga suka sama loe” lanjutnya. Aku terkejut mendengar ucapan Eza. Apa aku tidak salah dengar? Eza juga suka sama aku? Wahh… senangnya.
“kamu serius Za??” tanyaku sambil menggoyangkan pundak Eza dengan kedua tanganku.
“tapi kenapa sikap kamu selalu cuek sama aku?”
Hari ini aku berangkat ke Amerika. Aku akan menjalani tes terlebih dahulu. Jika aku lulus, aku akan langsung diterima. Jika tidak, aku akan menjalani tes kedua untuk beasiswa kuliah di Australia. Aku harus optimis kalau aku bisa melewati tes itu dengan baik.
“kita ke airport ya Pak” kataku pada sopir taxi yang akan mengantarku ke bandara.
“ok neng” jawabnya.
Diperjalanan, aku ingat kejadian saat aku menyatakan cinta pada Eza, pacarku sekarang.
“itu karena gue minder. Loe terlalu sempurna. Loe punya semua yang gue gak punya.”
kata Eza.
“temen-temen gue selalu bilang kalau loe gak pantes buat gue. Biarpun gue juga suka sama loe, tapi gue mutusin buat masa bodoh aja sama loe” lanjutnya dengan nada serius.
“terus sekarang? Kenapa kamu berubah pikiran, Za?”.
“karena gue gak mau nyesel. Nyia-nyiain orang yang sayang sama gue. Dan gue juga sayang sama dia. Sama loe, Din”
Kami berduapun resmi berpacaran. Aku sangat senang karena cintaku tak bertepuk sebelah tangan. Yah.. meskipun harus menunggu lama. Tapi, itu karena sifatku yang sok tahu sehingga aku lupa bahwa aku “belum” menyatakan cinta pada Eza.
“..hari ini ku akan menyatakan cinta..menyatakan cinta…
aku tak mau menunggu terlalu lama.. terlalu lama…”
Ponselku berdering. “Eza My lovely boy is calling”.
“halo Za?”
“halo Din. hati-hati di negeri orang yah? Kamu harus selalu jaga kesehatan dan jangan lupa berdoa” terdengar suara Eza yang lembut diseberang sana.
“iya sayang.. Kamu udah berkali-kali bilang gitu sama aku. Tenang aja, aku bisa jaga diri kok. Aku bakal turutin semua nasehat kamu”
Aku akan berusaha menjalin hubungan yang serius dengan Eza. Aku tidak ingin menyia-nyiakan orang yang sangat sulit untuk kudapatkan ini. Aku akan selalu menyayanginya. Meski jauh dimata. Toh.. dekat di hati. Iya kan?
Note: jangan pernah takut menyatakan cintamu. Apapun jawabannya, setidaknya kamu telah mengungkapkan isi hatimu yang terpendam. Karena, akan ada penyesalan jika kamu masih memendamnya.
THE END
Cerpen Cinta ini merupakan karya Ni Luh Juni Arini. Untuk berkomunikasi dengan penulis cerpen dengan judul Menyatakan Cinta ini bisa kontak orangnya di Facebook lewat email: juniarini95@yahoo.com
Untungnya masih ada bus kota yang lewat. Tapi, nasib sial memang sepertinya tidak mau cepat-cepat berlalu dariku. Aku lupa membawa dompet. Alhasil, aku diturunkan ditengah jalan. Sampai di sekolah, aku dihukum membersihkan toilet karena terlambat. Padahal aku telah menjelaskan alasan aku datang terlambat, namun seperti dugaanku, Ibu Metri (guru BP paling killer) tidak akan percaya. Nasib . . .
“huft . . . “ aku menghembuskan nafas pendek saat mengingat kesialan yang bertubi-tubi datang di pagi itu. Aku bersandar di bangku bercat putih, tepat dibawah pohon. Sebuah pohon tua yang rindang, namun sampai sekarang aku belum tahu apa nama pohon itu. Masa bodoh! Memangnya itu penting? Tempat ini menjadi tempat favoritku. Letaknya tidak jauh dari rumahku. Disini aku bisa melupakan kepenatanku saat sedang berada di sekolah ataupun di rumah. Yah.. meskipun hanya sesaat, setidaknya suasana tenang disini cukup membantu.
“..hari ini ku akan menyatakan cinta..menyatakan cinta…
aku tak mau menunggu terlalu lama.. terlalu lama…” Ringtone Terlalu Lama dari Band Vierra itu sengaja kupasang untuk nada dering ponselku. Aku melihat nama yang tertera di layer ponsel itu “Kevin sii Kura-kura sok care” akupun langsung mematikan ponsel dan beranjak pulang ke rumah.
****
“din . . Kevin nyariin kamu tuh. Sana gih temuin dia dulu. Kasihan dia udah nunggu lama” kata mama lembut, saat membuka pintu kamarku.
“iya ma” jawabku singkat. Sejujurnya aku malas bertemu Kevin. Karena 2 hari yang lalu dia menggagalkan acaraku bersama Eza, cowok yang aku suka. Saat itu, aku sedang menunggu Eza di tempat favoritku. Yah… di bangku bercat putih itu tentunya. Aku telah mengirim SMS kalau aku ingin belajar main drum di rumahku. Eza adalah seorang drummer. Dan aku memang ingin sekali belajar main drum. Apalagi jika pengajarnya adalah orang yang suka. Sangat jarang Eza mau membalas sms permintaanku dengan jawaban “iya”. Dan saat itu dia mau mengajariku. Senang? Sudah pasti. Tapi, tiba-tiba ponselku berdering. SMS dari Kevin “din.. tolong aku. Cepet! Aku butuh kamu sekarang. Cari aku di taman puri indah!”
Akupun panik dan langsung menuju taman itu. Ternyata Kevin berbohong dan dengan tampang tidak bersalah dia mengatakan”sorry Din. Aku cuma ngetes seberapa besar kepanikan kamu saat tahu aku dalam bahaya. Aku bercanda”.
“huft . . . tega banget Kevin buat rencanaku gagal” umpatku dalam hati saat mengenang kejadian 2 hari yang lalu. Sejak saat itu aku malas bertemu Kevin dan Eza, marah padaku. “kalau buat janji, tolong tepati”. Itu SMS terakhir dari Eza. Dia sudah tidak mau membalas SMS ku lagi. Walaupun kita 1 sekolah, dia lebih banyak bersikap cuek dan masa bodoh padaku. Nasib . . .
“kenapa? Belum puas buat aku BT??” kataku pada Kevin dengan nada agak tinggi.
“sorry Din. Aku cuma bercanda. Masa Cuma gara-gara hal sepele kaya gitu aja kamu jadi marah sama aku?” jawabnya tanpa ada rasa bersalah.
“gampang banget kamu bilang itu bercanda? Kamu tau kan aku suka banget sama Eza dan kesempatan langka Eza mau ngajarin aku main drum. Bertahun-tahun Vin aku nunggu momen ini. Tapi, dengan hitungan detik aja kamu ngerusak semuanya.”
“Vin… biarpun menurut kamu ini hal sepele, tapi buat aku ini berarti banget. Sekarang Eza udah gak mau balas SMS ku lagi. Dia tambah cuek sama aku . . ! Kamu ngerti gak perasaanku Vin . .!” kataku dengan nada keras. Tak terasa air mataku keluar begitu saja. Akupun langsung berlari ke kamarku tanpa memperdulikan Kevin lagi. Kenapa aku selalu sial?
“dasar kura-kura sok care! Aku benci . . !”
****
“Za . . maafin aku ya atas kejadian 3 hari yang lalu. Itu bener-bener diluar dugaan Za. aku janji Za, lain kali aku gak akan bikin kamu kecewa. Aku bakal tepatin janji aku.” Kataku pada Eza saat sedang ada di koridor sekolah.
“ya” jawabnya singkat.
“iya apa Za?”
“terserah” jawabnya lagi yang membuat aku semakin tidak mengerti. Akupun berjalan mendahuluinya dan membentangkan kedua tanganku kesamping “stop Eza!!”
“apa-apaan sih loe?” kata Eza dengan raut muka marah.
“Za.. apa sih yang membuat kamu itu selalu cuek sama aku? Kenapa cuma sama aku?”
kataku memberanikan diri.
“Za.. apa aku salah suka sama kamu? Pertama kali aku suka sama cowok. Dan salahnya, cowok itu kamu. Cowok yang gak pernah ngerespon semua perhatian aku. Kamu malah sering marah dan cuekin aku”
“Za.. kalau emang kamu ngerasa risih karena rasa suka aku ini, aku bakal berhenti suka sama kamu.” kataku pasrah.
Semua siswa menoleh kearah aku dan Eza berdiri. Ada kasak kusuk diantara mereka. Aku tak peduli lagi apa yang terjadi setelah ini. Akupun berlari pergi tanpa menunggu jawaban dari Eza. Toh aku sudah tahu jawabannya. Aku yakin dia pasti senang terbebas dari cewek muka badak kaya aku.
Aku duduk di bangku bercat putih itu lagi. “hari ini hari sial.. aku harus bisa melupakan Eza . .”bathinku. 1 tahun yang lalu, saat aku masih di kelas yang sama dengan Eza, yaitu di kelas XI IPA1, saat itulah aku mulai suka padanya. Tidak ada yang spesial dari cowok jangkung berambut ala rambut artis Korea (aku tidak tahu pasti model rambutnya apa) dan memiliki kulit putih ini. Dia tidak terlalu tampan, tidak terlalu pintar, tidak juga sangat kaya ataupun menjadi salah satu idola di sekolah. Satu keahlian dia adalah memainkan alat musik drum. Tapi, itu tidak terlalu spesial menurut kebanyakan siswi di sekolahku. Dia tetap cowok biasa.
Sedangkan aku? Siapa di sekolah yang tidak tahu Putri Adinda Pearly. Aku siswi terpopuler di sekolah. Pertama karena aku pintar dalam banyak bidang. Aku sering membawa nama sekolah bahkan sampai kancah Internasional. Kedua karena aku merupakan cheerleader. Ketiga karena aku cantik dan kaya. Bukan aku sombong, tapi orang-orang sering bilang begitu. Tapi aku bukan tipe anak manja atau cewek yang suka pamer kekayaan orang tua. Aku selalu berangkat ke sekolah menggunakan sepeda fixie berwarna merah muda. Meskipun aku mempunyai mobil, aku tak pernah menggunakannya ke sekolah. Aku hemat dan mumpung jarak ke sekolah tidak terlalu jauh, untuk apa membuang-buang bensin? Dan masalah naik angkutan umum itu, memang aku ingin hidup mandiri kalau urusan ke sekolah. Aku mempersiapkan diri jika benar aku akan mendapat beasiswa untuk kuliah di Amerika.
Akupun tak pernah berpikir untuk bebas mendapatkan orang yang aku suka karena aku siswi populer. Walaupun banyak cowok yang telah menyatakan cintanya sama aku, tapi aku tak pernah menghiraukannya. Aku suka Eza. Hanya Eza seorang. Entah karena apa. Rasa suka tak mesti butuh alasan kan? Satu kenyataan yang pahit. Hampir 2 tahun aku menyukainya, tapi dia tak pernah membalas rasa sukaku. Mungkin memang aku harus mengakhirinya. Sebentar lagi Ujian Nasional, jadi konsentrasiku tidak boleh pecah. Aku harus bisa mendapatkan beasiswa itu. Semangat . . .!!
****
Di hari kelulusan…
“horee . . . . kita semua lulus!!!” teriak beberapa siswa sambil berlarian.
Ada beberapa yang menangis. Bukan karena mereka tidak lulus, tapi karena saking terharunya. Tidak ada atraksi corat-coret. Karena sekolah kami memang sangat tertib. Kemarin malam aku telah diberitahu oleh Kepala Sekolah bahwa aku menjadi salah satu peraih nilai Ujian Nasional tertinggi ditambah lagi segudang prestasi yang aku punya. Tentunya aku berkesempatan mendapat beasiswa kuliah di Amerika. Aku senang. Tapi juga sedih. Aku ingat Eza. Aku baru sadar aku tidak melihat sosoknya sejak tadi.
“hai Din! Selamet ya. Akhirnya kamu dapat beasiswa itu juga. Aku ikut seneng dengernya.” Kata Kevin yang berlari menghampiriku.
“iya. Makasi ya Vin” jawabku sambil tersenyum. Aku telah memaafkan Kevin. Toh semuanya telah berlalu. Tuhan saja bisa memafkan Umatnya, kenapa aku tidak bisa memaafkan sahabatku sendiri? Yah … aku telah menetapkan Kevin sebagai sahabatku saat masuk SMA. Dia selalu mau membantuku di setiap kesulitan MOS (Masa Orientasi Siswa) yang aku hadapi. Dia sosok sahabat yang baik, namun kadang telmi dan gak nyambung. Kadang juga perhatiannya kepadaku terlalu berlebihan dan membuat aku kesal. Itulah alasanku menamai dia “Kevin sii Kura-kura sok care”. Karena memang kenyataannya seperti itu.
“kamu lihat Eza gak?” tanyaku.
“dia udah pulang Din. Tadi sebelum kamu datang, dia udah datang duluan. Dia cuma ngeliat pengumuman kelulusan aja terus langsung pulang”
“oh gitu..” jawabku kecewa.
“Din.. aku suka kamu” kata Kevin tiba-tiba.
“ah?? Apa Vin?” akupun terkejut mendengar ucapan Kevin yang tiba-tiba itu. Kenapa dia selalu melakukan hal-hal diluar dugaanku?.
“iya Din.. aku baru sadar. Aku selalu ngasi perhatian yang menurut kamu berlebihan itu, karena apa. Karena aku suka. Karena aku sayang Din” jawab Kevin serius.
“Vin… kamu tahu kan aku cuma suka sama Eza. Yah.. meskipun saat itu aku bilang aku bakal nglupain Eza, tapi ternyata itu gak bisa Vin. Maafin aku..” jawabku.
“hahaa.. GR banget kamu. Aku kan Cuma bilang suka dan sayang sama kamu. Aku gak bilang kalau aku pengen kamu jadi pacar aku. Kenapa kamu minta maaf?” jawab Kevin sambil tertawa kecil.
“..hari ini ku akan menyatakan cinta..menyatakan cinta…
aku tak mau menunggu terlalu lama.. terlalu lama…”
Ponselku berdering. “Eza sii Charming Prince is calling”. Itu tulisan yang tertera di ponselku. Langsung saja ponsel itu aku angkat.
“halo Za..”
“selamet ya. Loe jadi dapet beasiswa itu. Moga impian loe tercapai. Sorry kalau gue pernah ngecewain loe. Gue gak pernah sengaja ngelakuin itu”
tutt…tutt…tutt….
sambungan telepon pun terputus.
“Vin, aku ngerti maksud kamu. Thanks kawan” kataku pada Kevin.
“selamat memperjuangkan cinta sejatimu juga kawan..” bathin Kevin.
****
Aku memang perempuan. Tapi itu bukan halangan kalau aku yang menyatakan perasaanku terlebih dahulu kepada Eza. Itu sudah lumrah di jaman se-modern ini. Betul kan? Aku berulang kali menelepon Eza dan mengirimi dia SMS, tapi tak ada jawaban.
“kemana dia?” bathinku.
Entah kenapa, aku ingin melangkahkan kakiku ke bangku bercat putih, tempat favoritku. Sampai disana, ternyata aku menemui orang yang memang sedang kucari-cari, Eza. Dia duduk di bangku itu. Dia sedang mendengarkan lagu. Aku tahu itu karena dia memakai earphone di telinganya sambil mengenggam sebuah ipod putih. Dia masih memakai seragam sekolah. “berarti dia belum sempat pulang” pikirku.
“Eza…?” panggilku sambil menepuk pundaknya.
“hemm… kenapa kesini?” Tanya Eza sembari melepas earphonenya.
“ini kan tempat favorit aku”
“oh” jawabnya singkat. Yah.. seperti biasa.
“kamu sendiri. Ngapain disini?”
“lagi pengen”
“kenapa tetep aja kamu gak bisa ramah sama aku? Tolong Za, sekali aja aku minta kamu jangan nyuekin aku” kataku kesal.
“oh ya. Aku mau ngomong sesuatu Za” lanjutku.
“apa?”
“aku suka kamu dan..” belum selesai aku berbicara tapi Eza memotong pembicaraanku.
“katanya mau berhenti suka sama aku?” kata Eza sambil tertawa kecil.
Pertama kali aku melihat Eza tertawa dihadapanku. Aku senang. Senang sekali.
“aku suka kamu. Kamu mau jadi pacar aku?” kataku spontan pada Eza.
“waw… agresif banget”
“jawab Za..” pintaku.
“kenapa loe suka sama gue?” tanya Eza dengan wajah serius.
“aku juga gak pernah tahu alasannya. Aku suka kamu iya karena aku suka” entah apa yang telah aku katakan pada Eza. Aku sendiri juga bingung kenapa aku suka Eza.
“memangnya itu penting? Rasa suka gak mesti beralasan kan Za?” lanjutku.
“loe mau gue jawab iya atau nggak?” katanya dengan nada datar.
“lho! Kok kamu nanya aku? Za, aku gak main-main. Aku serius.” Aku hampir kesal setengah mati dibuatnya. Aku sudah menahan malu dan membuang jauh-jauh harga diriku, hanya untuk menyatakan cinta pada Eza. Tapi, sikapnya malah super cuek seperti ini.
“ok. Aku tahu apa jawaban kamu. aku cuma buang-buang waktu disini. Toh kamu juga gak akan pernah peduli sama apapun yang aku bilang.” kataku.
Aku mulai pasrah lagi. Saat aku ingin beranjak pergi, Ezapun berkata sesuatu yang membuatku tertahan disana.
“ini sifat loe yang gak bisa berubah dari dulu. Sok tahu dan gak sabaran. Belum sempat dengerin penjelasan orang, eeh.. udah nyelonong pergi duluan dan ngambil kesimpulan sendiri” kata Eza.
Mama dan Kevin juga pernah bilang seperti ini padaku. Aku orang yang agak arogan, sok tahu, dan tidak sabaran. Itulah alasan kenapa aku sering sial.
“itu karena kamu cuek sama aku. Kamu gak pernah mikirin perasaan orang. Sifat kamu tuh cuek banget” jawabku sekenanya.
“yah.. terserah. Loe gak mau denger jawaban gue?”
“udah pasti kan jawabannya nggak. Aku tahu kok, Za.”
Ezapun tertawa kecil lagi lalu berkata “tuh kan sok tahu”.
“gue juga suka sama loe” lanjutnya. Aku terkejut mendengar ucapan Eza. Apa aku tidak salah dengar? Eza juga suka sama aku? Wahh… senangnya.
“kamu serius Za??” tanyaku sambil menggoyangkan pundak Eza dengan kedua tanganku.
“tapi kenapa sikap kamu selalu cuek sama aku?”
****
Hari ini aku berangkat ke Amerika. Aku akan menjalani tes terlebih dahulu. Jika aku lulus, aku akan langsung diterima. Jika tidak, aku akan menjalani tes kedua untuk beasiswa kuliah di Australia. Aku harus optimis kalau aku bisa melewati tes itu dengan baik.
“kita ke airport ya Pak” kataku pada sopir taxi yang akan mengantarku ke bandara.
“ok neng” jawabnya.
Diperjalanan, aku ingat kejadian saat aku menyatakan cinta pada Eza, pacarku sekarang.
“itu karena gue minder. Loe terlalu sempurna. Loe punya semua yang gue gak punya.”
kata Eza.
“temen-temen gue selalu bilang kalau loe gak pantes buat gue. Biarpun gue juga suka sama loe, tapi gue mutusin buat masa bodoh aja sama loe” lanjutnya dengan nada serius.
“terus sekarang? Kenapa kamu berubah pikiran, Za?”.
“karena gue gak mau nyesel. Nyia-nyiain orang yang sayang sama gue. Dan gue juga sayang sama dia. Sama loe, Din”
Kami berduapun resmi berpacaran. Aku sangat senang karena cintaku tak bertepuk sebelah tangan. Yah.. meskipun harus menunggu lama. Tapi, itu karena sifatku yang sok tahu sehingga aku lupa bahwa aku “belum” menyatakan cinta pada Eza.
“..hari ini ku akan menyatakan cinta..menyatakan cinta…
aku tak mau menunggu terlalu lama.. terlalu lama…”
Ponselku berdering. “Eza My lovely boy is calling”.
“halo Za?”
“halo Din. hati-hati di negeri orang yah? Kamu harus selalu jaga kesehatan dan jangan lupa berdoa” terdengar suara Eza yang lembut diseberang sana.
“iya sayang.. Kamu udah berkali-kali bilang gitu sama aku. Tenang aja, aku bisa jaga diri kok. Aku bakal turutin semua nasehat kamu”
Aku akan berusaha menjalin hubungan yang serius dengan Eza. Aku tidak ingin menyia-nyiakan orang yang sangat sulit untuk kudapatkan ini. Aku akan selalu menyayanginya. Meski jauh dimata. Toh.. dekat di hati. Iya kan?
Note: jangan pernah takut menyatakan cintamu. Apapun jawabannya, setidaknya kamu telah mengungkapkan isi hatimu yang terpendam. Karena, akan ada penyesalan jika kamu masih memendamnya.
THE END
Cerpen Cinta ini merupakan karya Ni Luh Juni Arini. Untuk berkomunikasi dengan penulis cerpen dengan judul Menyatakan Cinta ini bisa kontak orangnya di Facebook lewat email: juniarini95@yahoo.com
Tragedi Cinta
Selvi memandang dari jendela kamar dan melamun berharap pelangi muncul setelah hujan lebat. Dari arah jendela Selvi melihat seorang pria berteduh di depan rumahnya. Ia masih memperhatikan pria itu dengan sebuah tas gitar yang ia lindungi lebih berharga darinya. Akhirnya hatinya ibah dan keluar dari rumah dengan sebuah payung. Ia mendekati pria itu dan membuka pintu gerbang. “Masuk yuk, daripada kehujanan.” tawar Selvi. “Yakin ga’ papa!!” ujar pria itu sopan. “Serius. Di rumah ini aku tinggal sendiri. Ayo!!!”. Pria itu memarkirkan motornya di halaman rumah Selvi yang sederhana. Kemudian Selvi mengajaknya duduk teras rumahnya. Selvi mengambilkan sebuah handuk kering untuk mengeringkan sisa-sisa hujan untuk pria itu..
Namun pria itu lebih memilih membersihkan gitarnya daripada dirinya. Selvi hanya tersenyum memperhatikan tingkah pria berkulit putih dan bermata sipit tersebut. “Kok gitarnya dulu yang di keringkan. Bukannya kamu??” “Iya ga’ papa. Ini nyawa pertamaku. Jadi penting juga!” “Emang gitar itu buat apa??” “Saya Thomas. Saya seorang gitaris band amatiran namanya Superband.” “Wah pantesan. Dengar-dengar seorang pemusik menganggap alat musik sebagai nyawanya. Aku pikir tadinya cuma rumor dan ternyata benar!” “Hehe. Gitulah. .. Emang kamu bisa main alat musik juga?” “Hm..” Selvi terdiam menatap gitar pria tersebut. “Sedikit bisa main piano, dulu sempat les tapi sekarang udah bodoh kali, tapi kalau gitar emang ga’ bisa. Pengen belajar tapi ga’ ada waktu, sibuk untuk kuliah.” “Oo gitu… Emangnya kamu kuliah dimana?” “STIKOM dekat sini. Bukan asli dari kota ini. Rumah ini kontrak, Jangan heran kalau aku tinggal sendiri di rumah ini!” “Hahaha,, gitu…!”
Selvi menawarkan secangkir teh hangat kepada pria itu. Thomas tersanjung dengan kebaikan gadis itu. Hujan mulai reda. Thomas segera ke café tempat ia bekerja dan pamit kepada Selvi. Selvi senang berkenalan dengan pria itu. “Terima kasih tempat buat aku berteduh, jasa kamu pasti aku balas kelak” “Idih… Pemusik emang romantis kata-katanya. Hmm… bagaimana kalau kamu ajarin aku main gitar!!” “Benar… dengan senang hati aku mau ajarin kamu. Kalau aku sempat pasti aku ajarin kamu.” “Baiklah kalau begitu!”. Perkenalan itu menjadi awal kedekatan mereka.
Thomas benar-benar menemui Selvi untuk mengajarkan Selvi bermain gitar dari nol hingga mulai menarik petikan nada dari gitar klasik yang dipinjamkan oleh Thomas. Selvi mulai menyukai musik sejak itu. Ia selalu menantikan guru les gitar barunya tersebut setiap kesempatan waktu yang ada. Setelah latihan beberapa kali, Thomas juga melihat sebuah potensi besar dari suara yang dimiliki oleh Selvi. Kebetulan vocalis di bandnya memutuskan mundur untuk mencari peluang kerja yang lebih baik. Selvi sempat ragu. Namun karena dorongan yang diberikan Thomas membuat ia berani menyatakan dirinya bersedia. Ternyata, pilihan Thomas kepada Selvi tidak salah. Band mereka mulai banyak menarik minat café-café untuk memberikan porsi konser kepada mereka.
Selvi mulai giat menjadi vocalis dan membuat kuliahnya terbengkalai. Ada hal lain yang ia sembunyikan dalam kebersamaan bandnya. Ia mulai jatuh cinta pada Thomas. Namun Thomas selalu menegaskan kepada seluruh tim untuk menggapai cita-cita mereka dahulu menjadi band sukses ketimpang mengurusi urusan pribadi mereka termasuk cinta. Kebesaran nama band mereka belum cukup untuk membuat band tersebut masuk dalam dapur rekaman. Beberapa kali di tolak oleh pengusaha rekaman da membuat Thomas putus asa. Disaat itulah Selvi selalu memberi dorongan. Cinta antara mereka tak dapat disembunyikan. Sejak itu mereka menjadi sepasang kekasih. Seiring mimpi mereka menjadi band sukses, diikuti kisah cinta mereka yang begitu indah. Mereka mengubah nama bandnya menjadi APPLE. Dengan tambahan dua orang yang awalnya hanya bertiga. Kini mereka berjumlah lima orang termasuk Selvi, Thomas, Gerry, Nita dan Hendra. Dua anggota baru adalah dua bersaudara Nita dan Hendra yang mempunyai kemampuan biola (Nita) dan piano (Hendra). Mereka menginginkan band mereka sukses dan saat itu juga ada audisi konser di kota mereka.
Gerry dan Thomas adalah sahabat dekat yang selalu bersama sejak kecil. Namun Gerry memiliki kebiasaan buruk sehingga memiliki beberapa musuh yang selalu datang untuk mengajaknya berkelahi. Ketika itu Gerri berdebat dengan salah satu anggota band yang terlihat iri dengan kesuksesan band Apple.
Selvi mulai mahir menciptakan lagu dengan gitar. Ia mulai sering bolos kuliah. Ia rela melakukan semua itu demi cita-cita dan mimpinya bersama sang kekasih. Hubungan mereka begitu dekat dan sulit untuk dipisahkan.
Band merekan tiba untuk melakukan audisi dan lolos ke final yang bersaing dengan band yang saat itu membuat keributan dengan Gerry. Mereka telah siap di hari final dan saat itu Selvi sedang ujian di kuliahnya. Ia memutuskan berangkat sendiri dengan taksi menuju tempat audisi setelah ujian usai. Sedangkan Thomas dan Gerry pergi bersama begitu juga Nita dan Hendra. Sesampai disana Selvi, Nita dan Hendra menunggu Thomas dan Gerry. Sedangkan band mereka sebentar lagi audisi. Selvi menghubungi Thomas dan Gerry namun tak dapat di hubungi. Mereka mulai cemas dan akhirnya Gerri menghubungi Selvi. Gerry mengatakan kalau mereka ada suatu urusan dan menyuruh Selvi untuk melakukan audisinya bertiga. Sekarang mereka bertiga berjuang untuk band mereka.
Audisi berakhir dan Selvi membawa keberhasilan. Selvi menghubungi Gerry. “Gerry, kita juara. Kita bisa jadi band dapur rekaman.” “Selamat ya. Sel, Thomas kritis. Dia dirawat di rumah sakit. Ayo, cepatan ke sini.” “Kamu ga’ bercandakan Ger?” “Ngga’, cepatan kesini.” Selvi mulai cemas dan gelisah. Sesampai di rumah sakit ia menemui Gerry dengan luka di kepalanya. Di UGD dia melihat Thomas terbaring dengan alat bantu pernafasan. Ia menerobos ruang itu dan berteriak keras. Suster dan dokter memisahkan gadis itu. Selvi bertanya kepada Gerry. “Kenapa bisa begini?” “Maafkan aku Sel. Ini salah aku. Andai aku tidak buat keributan, dia tak akan seperti ini. Dia tertusuk pisau saat dia menolong aku dari perkelahian itu.” Kemudian dokter keluar dari ruang UGD dan mengatakan pasien telah meninggal. Selvi menerobos pintu UGD dan berteriak sekeras-kerasnya. “Thom, jangan tinggalkan aku.”
Cinta mereka berakhir sebagai kenangan. Selvi tak bisa melupakan kenangan mereka berdua. Ia melihat gitar yang diberikan Thomas sebagai bagian hidup Thomas yang tersisa. Selvi memetik gitar dan akhirnya menciptakan sebuah lagu yang indah. Kemudian Selvi mempunyai semangat untuk bernyanyi. Saat itu band mereka menyanyikan lagu yang dibuat Selvi. Selvi mulai membuka kata-kata terakhirnya, “Lagu ini aku persembahkan untuk orang yang ku cintai yang telah pergi untuk selamanya.” Seorang pengusaha jatuh cinta pada lagu itu dan membuat band mereka sukses. Usai konser Selvi pulang karena kelelahan. Saat teman-temannya datang ke rumah Selvi mereka menemui Selvi dengan tetesan darah dan selembar lirik lagu untuk persembahan terakhir hidupnya. Lagu tersebut kemudian sukses dan menyisakan pilu yang amat dalam.
--------------------------------------------
Cerpen Cinta Sedih ‘’ Tragedi Cinta ‘’ ini milik Roby Parman, Siswa SMAN 2 Mandau, Duri – Riau.
Mendengarkan Cinta
Manusia memang makhluk unik dan rumit. Dan suka aneh-aneh sendiri.
Hal-hal yang pengen kita omongin, atau yang harus kita bilang, justru
malah nggak pernah kita ungkap.
Parahnya lagi, kita terbiasa pake simbol-simbol atau kata-kata lain buat nunjukin arti yang sebenarnya. Seringnya maksud kita jadi nggak terkomunikasikan dan bikin orang lain ngerasa bete, nggak disayang, nggak dihargai.
Iya sih, ada saat-saat kita ngerasa nggak nyaman mengekspresikan cinta yang kita rasa. Karena takut mempermalukan orang lain, atau diri kita sendiri, kita ragu tuk bilang 'i love u'.
Jadinya kita menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain; "jaga diri baik-baik", "belajar yang bener", "hati-hati dijalan", "jangan ngebut", "jangan lupa makan".
Tapi sebenarnya itu cuma opsi-opsi lain dari perkataan yang sesungguhnya; "saya sayang kamu", "saya peduli kamu", "kamu sangat berarti buat saya", "saya nggak mau kamu terluka".
So, nggak ada salahnya kita MENDENGAR CINTA lewat kalimat-kalimat yang digunakan orang lain. Ungkapan eksplisit itu penting, tapi bagaimana cara kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih penting.
Setiap pelukan bermakna cinta, meski kata-kata yang keluar sangat berbeda.
Setiap perhatian yang diberikan orang lain menyimpan cinta, walau bentuknya kaku atau mungkin kasar. Yang pasti, kita harus mencari dan mendengar cinta yang ada dibaliknya.
Seorang ibu mungkin ngomelin anaknya karena nilai rapor atau karena kamar berantakan. Si anak mungkin hanya mendengar omelannya. Tapi kalo dia benar-benar MENDENGAR, dia bakal mendapatkan cinta disana. Kepedulian dan cinta ibunya muncul dalam bentuk omelan. Tapi gimanapun juga itu adalah cinta.
Seorang gadis pulang malam, dan akhirnya dapat kuliah gratis dari bokapnya. Gadis itu cuma nangkep kemarahan sang bokap. Tapi kalo dia mencoba untuk MENDENGARKAN CINTA, dia bakal menemukannya. "Kamu gimana sih, papa jadi khawatir sama kamu" kata bokapnya. Tau nggak, itu sama saja dengan "Papa sayang dan peduli sama kamu. Kamu sangat berarti buat papa" yang sayangnya nggak tersampaikan secara lisan.
Kita mengungkapkan cinta dengan banyak cara- hadiah ulang tahun, pesan-pesan kecil, dengan senyuman, dengan air mata. Cinta nggak cuma ada dalam kata-kata, tapi juga ada dalam diam. Dan seringkali kita menunjukkan cinta dengan memaafkan orang yang nggak mau mendengarkan cinta yang kita sampaikan.
Masalah dalam "mendengarkan cinta" adalah kesulitan dan keterbatasan kita untuk mengerti bahasa cinta yang dipakai orang lain. Yang kerap terjadi, kita jarang mendengarkan orang lain. Kita mendengarkan kata-kata, tapi kita nggak mempertimbangkan ekspresi atau tindakan-tindakan yang mengiringi kata-kata itu. Sering juga kita cuma bisa mendengarkan hal-hal negatif, penolakan, kesalah pahaman, dan mengabaikan cinta yang menjadi dasarnya.
Dengerin deh, cinta-cinta yang ada disekitar kita. Kalo kita bener-bener berusaha mendengarkan, kita bakal temui bahwa kita sebenarnya memang dicintai. Mendengarkan cinta bisa membuat kita sabar bahwa dunia ini adalah tempat yang begitu indah.
Cinta adalah anugerah.
Membuat kita tertawa.
Membuat kita bernyanyi.
Membuat kita sedih.
Membuat kita menangis.
Membuat kita bertanya "kenapa?"
Membuat kita menerima.
Membuat kita memberi.
Dan yang paling penting membuat kita hidup. Bukanlah kehadiran atau ketidakhadiran yang penting; kita nggak perlu merasa kesepian meski kita sedang sendiri. Sendiri itu perlu lho.. Dan itu jangan sampe membuat kita kesepian. Yang menjadi masalah bukan berada bersama seseorang, tetapi berada untuk seseorang.
Jangan pernah ragu menyatakan cinta. Jujurlah dengan apa yang kita rasakan dan katakan. Nggak ada ruginya mengekspresikan diri. Ambil kesempatan untuk mengungkapkan pada seseorang betapa pentingnya dia buat kita. Lakukan, buat perubahan, hindari penyesalan.
Satu lagi, tetaplah dekat dengan keluarga, karena mereka udah berjasa membangun diri kita yang sekarang. Cinta memang ada untuk ditebarkan. Dan saat cinta yang kita berikan diterima, atau dibalas, itulah saat hidup menjadi penuh makna.
sumber: note fb heri
Parahnya lagi, kita terbiasa pake simbol-simbol atau kata-kata lain buat nunjukin arti yang sebenarnya. Seringnya maksud kita jadi nggak terkomunikasikan dan bikin orang lain ngerasa bete, nggak disayang, nggak dihargai.
Iya sih, ada saat-saat kita ngerasa nggak nyaman mengekspresikan cinta yang kita rasa. Karena takut mempermalukan orang lain, atau diri kita sendiri, kita ragu tuk bilang 'i love u'.
Jadinya kita menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain; "jaga diri baik-baik", "belajar yang bener", "hati-hati dijalan", "jangan ngebut", "jangan lupa makan".
Tapi sebenarnya itu cuma opsi-opsi lain dari perkataan yang sesungguhnya; "saya sayang kamu", "saya peduli kamu", "kamu sangat berarti buat saya", "saya nggak mau kamu terluka".
So, nggak ada salahnya kita MENDENGAR CINTA lewat kalimat-kalimat yang digunakan orang lain. Ungkapan eksplisit itu penting, tapi bagaimana cara kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih penting.
Setiap pelukan bermakna cinta, meski kata-kata yang keluar sangat berbeda.
Setiap perhatian yang diberikan orang lain menyimpan cinta, walau bentuknya kaku atau mungkin kasar. Yang pasti, kita harus mencari dan mendengar cinta yang ada dibaliknya.
Seorang ibu mungkin ngomelin anaknya karena nilai rapor atau karena kamar berantakan. Si anak mungkin hanya mendengar omelannya. Tapi kalo dia benar-benar MENDENGAR, dia bakal mendapatkan cinta disana. Kepedulian dan cinta ibunya muncul dalam bentuk omelan. Tapi gimanapun juga itu adalah cinta.
Seorang gadis pulang malam, dan akhirnya dapat kuliah gratis dari bokapnya. Gadis itu cuma nangkep kemarahan sang bokap. Tapi kalo dia mencoba untuk MENDENGARKAN CINTA, dia bakal menemukannya. "Kamu gimana sih, papa jadi khawatir sama kamu" kata bokapnya. Tau nggak, itu sama saja dengan "Papa sayang dan peduli sama kamu. Kamu sangat berarti buat papa" yang sayangnya nggak tersampaikan secara lisan.
Kita mengungkapkan cinta dengan banyak cara- hadiah ulang tahun, pesan-pesan kecil, dengan senyuman, dengan air mata. Cinta nggak cuma ada dalam kata-kata, tapi juga ada dalam diam. Dan seringkali kita menunjukkan cinta dengan memaafkan orang yang nggak mau mendengarkan cinta yang kita sampaikan.
Masalah dalam "mendengarkan cinta" adalah kesulitan dan keterbatasan kita untuk mengerti bahasa cinta yang dipakai orang lain. Yang kerap terjadi, kita jarang mendengarkan orang lain. Kita mendengarkan kata-kata, tapi kita nggak mempertimbangkan ekspresi atau tindakan-tindakan yang mengiringi kata-kata itu. Sering juga kita cuma bisa mendengarkan hal-hal negatif, penolakan, kesalah pahaman, dan mengabaikan cinta yang menjadi dasarnya.
Dengerin deh, cinta-cinta yang ada disekitar kita. Kalo kita bener-bener berusaha mendengarkan, kita bakal temui bahwa kita sebenarnya memang dicintai. Mendengarkan cinta bisa membuat kita sabar bahwa dunia ini adalah tempat yang begitu indah.
Cinta adalah anugerah.
Membuat kita tertawa.
Membuat kita bernyanyi.
Membuat kita sedih.
Membuat kita menangis.
Membuat kita bertanya "kenapa?"
Membuat kita menerima.
Membuat kita memberi.
Dan yang paling penting membuat kita hidup. Bukanlah kehadiran atau ketidakhadiran yang penting; kita nggak perlu merasa kesepian meski kita sedang sendiri. Sendiri itu perlu lho.. Dan itu jangan sampe membuat kita kesepian. Yang menjadi masalah bukan berada bersama seseorang, tetapi berada untuk seseorang.
Jangan pernah ragu menyatakan cinta. Jujurlah dengan apa yang kita rasakan dan katakan. Nggak ada ruginya mengekspresikan diri. Ambil kesempatan untuk mengungkapkan pada seseorang betapa pentingnya dia buat kita. Lakukan, buat perubahan, hindari penyesalan.
Satu lagi, tetaplah dekat dengan keluarga, karena mereka udah berjasa membangun diri kita yang sekarang. Cinta memang ada untuk ditebarkan. Dan saat cinta yang kita berikan diterima, atau dibalas, itulah saat hidup menjadi penuh makna.
sumber: note fb heri
Kehilangan
Tersenyumlah saat kau mengingatku, karena saat itu aku sangat merindukanmu.
Dan menangislah disaat kau merindukanku, karena saat itu aku tak berada di sampingmu. Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu, karena saat itu aku akan terasa ada didekatmu, karena aku telah berada di hatimu untuk selamanya.
Tak ada yang tersisa lagi untukku, selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu.
Mata indah yang dengannya aku bisa melihat keindahan cinta, mata indah yang dahulu adalah milikku, kini semuanya terasa jauh meninggalkanku. Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu.
Hati, cinta, dan rinduku adalah milikmu. Cintamu takkan pernah membebaskanku. Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain... saat sayapku telah patah karenamu. Cintamu akan tetap tinggal bersamaku, hingga akhir hayatku dan setelah kematian. Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi.
Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar redupku, namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya.
Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu. Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku.
Kau takkan pernah terganti bagai pecahan logam mengekalkan kesunyian, kesendiran, dan kesedihanku.
Kini, aku telah kehilanganmu....
(ost. Cinderella)
Kesedihan
Siapa yang tak pernah merasakan kesedihan? Tentu tidak akan ada orang
yang mengacungkan tangannya. Jika pun ia tidak pernah memperlihatkannya
di khalayak ramai, tentulah dikala dia sedang sendiri, ia pasti pernah
merasakan kesedihan. Kesedihan itu datang ketika kita gagal mendapatkan
sesuatu yang kita inginkan. Kesedihan itu dirasakan ketika kita
kehilangan seseorang atau sesuatu yang kita cintai.
Kesedihan itu melingkupi ketika kita berpisah dari orang atau benda yang kita sayangi.
Kesedihan
bukan lah kesedihan itu sendiri. Sebab tak semua sedih adalah kesedihan
yang sebenarnya. Mungkin saat kesedihan itu terjadi, kita menganggapnya
adalah sesuatu yang menghancurkan hati. Namun setelah beberapa saat,
kesedihan itu tidak lagi harus ditangisi, malah dirayakan dengan tawa
bahagia. Tak semua kesedihan dapat hilang disekedipan mata. Tak semua
juga yang mampu diterima dalam waktu yang singkat. Akupun bisa berkata
demikian setelah bertahun mencoba menengahi hati agar mampu menerima ini
sebagai sesuatu yang biasa, seperti halnya kebahagiaan. Jika kau mampu
menerimanya dengan hati yang terbuka luas, maka kesedihan hanyalah
serapuh tawa. Yang mudah datang dan pergi. Kesedihan itu ada kalanya
datang karena diundang karena suatu saat memang terjadi tanpa direncana.
Konyol memang. Bersedih untuk sesuatu yang tak pantas. Yang mungkin
kala ini tengah membagi hangat senyumannya dibelahan bumi lain.
Tapi
rasa terima kasih menggenapi hati. Bahwa kesedihan ini adalah sesuatu
yang membuatku belajar menerima dengan lapang. Bahwa tak semua hal yang
aku inginkan wajib aku dapatkan.
sumber: v3
Play Your Love
- menyayangi dan memperhatikan pasangan kita dengan sepenuh hati
- lebih indah dari segalanya, apalagi kalau perasaannya sama
- bikin hidup lebih bersemangat
- saling menyayangi dan mengoreksi
- kala semua jadi serba indah
- mulai mempunyai perasaan yang sama dengan orang lain, tapi bukan sembarang perasaan
yang di atas adalah kata-kata dari Peterpan.
Memang kalo ngomong tentang cinta, gak bakalan habis. Tinggal semampu kita menggali seberapa dalamnya kita tenggelam dalam cinta.
Tuhan memberi kita:
2 kaki untuk berjalan
2 tangan untuk memegang
2 mata untuk melihat
tapi, mengapa Tuhan hanya memberikan sekeping hati kepada kita?
Karena Tuhan telah memberikan juga sekeping hati seseorang untuk kita mencarinya.
Cinta, semuanya tuh indah... Tapi tergantung dua insan yang menjalaninya..
Kalau kita mau mencintai seseorang, cintailah dulu kekurangannya.
Cinta sejati bukan bagaimana kita memberi, tapi bagaimana kita menerima kekurangannya.
Pelajarilah tentang cinta dengan hati-hati, dan ingat jangan mempermainkannya.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu.
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu.
Jika ingin membuat garis, buatlah titik dahulu.
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Cinta itu adalah sebuah perasaan yg tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan sang pemilik perasaan sekalipun.
Jika kamu sudah menemukan seseorang yang begitu berharga buat kamu, jangan pernah lepaskan dia.
Tentang cinta takkan pernah habis. Sudah banyak saksi-saksi cinta. Kita lahir karena cinta.
Seseorang akan mengerti arti cinta setelah dia merasakan bagaimana sakitnya kehilangan cinta. So..Play your love..
Akhir Cinta, mengapa?
Entah mengapa aku tak bisa melupakannya.. Padahal aku sudah mencoba, tapi tetap tidak bisa. Saat aku mencobanya, dia selalu datang di dalam pikiranku.
Padahal telah aku tahu bahwa dia bukan milikku lagi. Dan mungkin juga kalau dia telah milik orang lain.
Oh Tuhan, jika ada dosa yang aku perbuat, maafkanlah aku. Jika ini hukuman, kuatkanlah aku.
Mungkin tiap hari aku bisa jalani seperti biasa.. Tapi hati ini tidak bisa dibohongi. Maafkan aku jika aku terus mencintaimu...
"kadang-kadang hati bisa melihat apa yg tidak bisa dilihat oleh mata"
...ketika esok dimulai tanpa diriku jangan pikir kita terpisah jauh,setiap saat kau memikirkanku aku ada di sini,dalam hatimu..
Entah kemana air mata ku ini. Saat aku membutuhkan mereka, mereka tidak ada. Ingin rasanya mengeluarkan air mata, tapi tidak bisa. Inilah yang semakin membuatku tersiksa. Apa yang terjadi dlm diriku? Menangis tidak bisa, tersenyum apalagi. Ini bukan duka, tapi juga bukan suka.
Aku bingung sekarang berada di posisi yang mana... Yang aku tau sekarang terasa sepi. Meski keramaian di depanku. Tapi, biarlah semua yang ada menjadi kenanganku. Akan ku simpan sampai aku tak bisa lagi. Kenangan itu akan menjadi harta dalam benakku.
Yang aku tak mengerti.. Kemana perginya air mataku.. Apakah ini yang dinamakan menangis didalam senyuman? Aku nggak tau. Atau mungkin saja aku masih belum tersadar kalau semuanya telah berakhir? Kalau memang begitu, kapan sadarnya aku? Siapa yang akan menyadarkan?
Sakit sungguh sakit..
Sampai-sampai, aku tidak bisa menangis seperti biasanya..
Air mata ini menyiksaku
Jika Tuhan memberiku kesempatan sekali lagi, biarkan aku menunjukkan sisa cinta yang masih ku miliki. Akhir cinta memang sulit ditebak. Hubungan ini berakhir, bukan berarti aku tak mencintaimu dengan segala apa yang ku punya.
Jika kesempatan itu belum ada untuk sekarang, aku hanya bisa menunggu keajaiban tentang kesempatan itu akan datang nantinya..
Ciri-ciri orang yang mencintai kita dengan tulus:
- Orang yang mencintai kamu tidak akan pernah bisa memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu, yang dia tau dimatanya hanya ada kamu satu-satunya.
- Orang yang mencintai kamu selalu menerima apa adanya, dimatanya kamu selalu yang tercantik/tertampan walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah berlebihan atau kamu merasa kegemukan.
- Orang yang mencintai kamu selalu ingin tau tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, dia ingin tau kegiatanmu hari ini.
- Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan sms "selamat pagi", "selamat hari minggu", "selamat tidur" walaupun kamu tidak membalas pesannya.
- Kalau kamu berulang tahun dan kamu tidak mengundangnya setidaknya dia akan telepon untuk mengucapkan selamat atau mengirim sms.
- Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang dia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah lupa setiap detailnya, karena saat itu adalah sesuatu yang berharga untuknya.
- Orang yang mencintai kamu selalu mengingat tiap kata-kata yang kamu ucapkan, bahkan mungkin kata-kata yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya.
- Orang yang mencintai kamu akan belajar menyukai lagu-lagu kesukaanmu, bahkan mungkin meminjam CD/kaset kamu, karena dia ingin tau kesukaanmu, kesukaanmu kesukaannya juga.
- Kalau terakhir kali ketemu kamu sedang sakit flu, terkilir, atau sakit gigi, beberapa hari kemudian dia akan mengirim sms atau meneleponmu dan menanyakan keadaanmu. Karena dia mengkhawatirkanmu.
- Kalau kamu bilang akan menghadapi ujian, dia akan menanyakan kapan ujian itu dan saat harinya tiba dia akan mengirimkan sms "good luck" atau meneleponmu untuk menyemangati kamu.
- Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu ialah sesuatu yang biasa, tapi itu ialah suatu barang yang istimewa buat dia.
- Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat, saat sedang bicara ditelepon dengan kamu, sehingga kamu menjadi bingung. Saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah mengguncang dunianya.
- Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada didekatmu dan ingin menghabiskan hari-harinya denganmu.
- Jika suatu saat kamu harus pindah ke kota lain untuk waktu yang lain, dia akan memberikan nasehat supaya kamu waspada dengan lingkungan yang bisa memberikan pengaruh buruk bagimu.
- Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.
- Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal-hal yang konyol seperti meneleponmu 100x sehari, atau membangunkanmu ditengah malam karena dia mengirim sms atau meneleponmu. Karena saat itu dia sedang memikirkan kamu.
- Orang yang mencintai kamu kadang merindukanmu dan melakukan hal-hal yang membuat kamu jengkel atau gila, saat kamu bilang tindakannya membuatmu terganggu, dia akan meminta maaf dan takkan melakukannya lagi.
- Jika kamu meminta mengajarimu sesuatu, maka dia akan mengajarimu dengan sabar. Walaupun kamu mungkin merasa orang yang terbodoh didunia.
- Kalau kamu melihat handphonenya, maka namamu akan menghiasi sebagian besar 'inbox'-nya. Ya, dia masih menyimpan pesan dari kamu walaupun pesan itu sudah kamu kirim sejak berbulan-bulan yang lalu bahkan bertahun-tahun yang lalu.
- Dan jika kamu menghindarinya dan memberi reaksi penolakan, dia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupanmu walaupun hal itu membunuh hatinya. Karena yang dia inginkan hanyalah kebahagiaanmu.
- Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan, dia akan disana menunggumu karena dia tak pernah mencari orang lain.
Diambil dari Jutersy Blog
Langganan:
Komentar (Atom)




